NAMA : RACHEL AZKADELA
NPM : 25215485
KELAS : 1EB2O
BIOGRAFI
AHMAD ANGGORO
PENGUSAHA
MUDA DI INDONESIA
Ahmad Anggoro, kini berusia sekitar 23
tahun. Pemuda yang lahir pada tanggal 9 september 1991 silam, ternyata mampu
meraih kesuksesan lebih cepat di bandingkan kebanyakan orang lain. Di usianya
yang masih terbilang muda, pria kelahiran Kediri ini mampu menjadi pengusaha
sukses dengan omzet ratusan juta rupiah perbulan dari peluang usaha clothing
yang telah ia jalani sejak tahun 2010.
Ahmad anggoro seorang lulusan SMK swasta Berasal dari keluarga yang biasa - biasa saja
membuat pemuda ini nekad merantau ke Jakarta. Dengan hanya bermodalkan ijazah
SMK dan uang seadanya, ia kemudian mencoba peruntungannya di kota metropolitan
di Jakarta. Sesampainya di Jakarta, beliau kemudian tinggal di sebuah kontrakan
kecil di Jakarta Timur.
Ahmad Anggoro pernah bekerja sebagai buruh
pabrik kayu. 2 Bulan bekerja di pabrik tersebut, beliau kemudian menjadi
penjaga warnet dengan hasil bulanan sekitar Rp. 700.000,- / bulan. Dengan gaji
sekecil itu tentu sangat kurang untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya di
Jakarta. Ia berpikir keras, peluang usaha apakah yang sekiranya dapat ia
jadikan usaha sampingan agar ia bisa sukses.
Satu fakta yang ia sadari adalah Ahmad
memiliki kemampuan menggambar. Ia menyadari bahwa potensi yang di milikinya
adalah dalam hal grafis atau menggambar. Dari sini timbul ide untuk menjalankan
usaha clothing. Setelah melakukan survey pasar, Ahmad menyimpulkan bahwa usaha
clothing atau pembuatan pakaian. Ia menyimpulkan bahwa usaha pembuatan pakaian
masih memiliki potensi yang sangat besar untuk di jalankan karena banyaknya
peminat terlebih para anak muda yang gemar mengoleksi kaus atau pakaian. Dari
sinilah kemudian cerita suksesnya bermula.
Dengan modal 2 juta yang ia dapatkan dari
hasil menabung gaji di warnetnya selama satu tahun. Ia kemudian terjun ke dunia
bisnis bagian clothing. Karena ia tidak memiliki pengalaman di bidang sablon
dan sebagainya, beliau berinisiatif untuk belajar secara otodidak. Dan kemudian
dia berhasil memproduksi kaos dengan labelnya sendiri. Ia membeli kaos dalam
jumlah besar kemudian ia membuat desain untuk kaosnya lalu mencari tukang
sablon yang dapat mencetak gambar - gambar yang telah ia desain di kaosnya.
Kaos hasil kreasinya kemudian ia pasarkan
kepada teman - temannya melalui lewat jejaring sosial atau selebaran. Setelah
beberapa menjalankan bisnis ini, ia tak luput dari halangan dan rintangan.
Tepatnya pada tahun 2010, di tahun pertamanya menjalankan bisnis kaos, ia
rupanya mengalami kerugian besar karena uangnya di curi oleh salah satu
sahabatnya sendiri, terlebih produk yang di hasilkan kurang laku di pasaran lantaran
masih kalah dengan produk yang sudah lebih dahulu terkenal.
Kegagalan bukan berarti berakhir. Ahmad
Anggoro tahu itu, ia tetap saja berusaha dan tak kenal menyerah. Berbekal dari
pengalaman, ia kemudian berinovasi untuk membuat kaos dengan desain lebih
modern, simple dan mengikuti trend perkembangan jaman saat ini.
Pada tahun 2011, produk kaos yang ia
hasilkan mulai di kenal orang dan permintaan juga mulai membanjir. Dengan
beragama desain dan tampilan yang moedern, kaosnya mulai laku di pasaran dan menghasilkan
keuntungan yang lumayan besar. Dengan biaya pembuatan sebesar Rp. 30.000 - Rp.
40.000, ia menjual kasonya seharga Rp. 100.000,- dengan kata lain untuk tiap
item ia dapat menghasilkan keuntungan sekitar Rp. 60 ribu hingga Rp. 70 ribu /
item. Sementara penjualan kaos perbulannya dapat mencapai 60 - 70 item.
Seiring dengan kemajuan usahanya, ia
mencoba berinovasi dengan menjual produk selain kaos seperti Tas, Dompet,
celana dan lain - lain. Kini, di usianya yang masih sangat muda, Ia telah
mendapatkan omzet usaha sekitar Rp. 100.000.000,- perbulan. Tak hanya itu,
secara tidak langsung pemuda asal Kediri ini telah membka lapangan kerja baru
bagi 50 pekerja yang bekerja di tempat usahanya. Kini ia telah memiliki
berbagai hal yang di inginkan oleh pemuda kebanyakan termasuk saya pribadi,
mobil, istri, rumah pribadi dan tentunya memberangkatkan orangtuanya untuk
melaksanakan ibadah haji.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar