RACHEL
AZKADELA (25215485)
SINTA
AYU OKFITA (26215547)
TUGAS MINGGU 7:
1.
BUATLAH RANGKUMAN TENTANG MANAJEMEN PRODUKSI
DAN LAYOUT PABRIK
·
A. PERKEMBANGAN
MENEJEMEN PRODUKSI
manajemen
produksi terjadi berkat dorongan beberapa faktor yang
menunjang yaitu:
§
Adanya pembagian
kerja dan spesialisasi
§
Revolusi industri
§
Perkembangan alat
dan teknologi
§
Perkembangan ilmu
dan metode kerja
B. PENGERTIAN
MANAJEMEN PRODUKSI
Pengertian manajemen produksi mencakup 3 unsur
penting yaitu:
§
Adanya orang yang
lebih dari satu
§
Adanya tujuan
yang ingin dicapai
§
Orang yang
bertanggungjawab terhadap pencapaian tujuan tersebut
C. PENGERTIAN
PRODUKSI
menghasilkan
kekayaan melalui eksploitasi manusia terhadap sumber-sumber kekayaan lingkungan
atau proses menghasilkan atau menambah nilai guna suatu barang atau jasa dengan
menggunakan sumber daya yang ada. Produksi bisa ditilik dari dua aspek, kajian
positif terhadap hukum-hukum benda dan hukum-hukum ekonomi yang menentukan
fungsi produksi, dan kajian normatif yang membahas dorongan-dorongan dan tujuan
produksi. Produksi adalah suatu
kegiatan atau proses yang mentransformasikan masukan (input) menjadi keluaran
atau output atau kegiatan yang menghasilkan barang baik barang setengah jadi,
barang jadi, barang industri, suku cadang, komponen penunjang.
D. PROSES PRODUKSI
Proses produksi
dapat ditinjau dari 2 segi, yaitu:
a. Berdasarkan
kelangsungan hidup terbagi kedalam 2 bagian:
– Proses produksi
terus menerus (Continuous production)
– Proses produksi
yang terputus-putus (Intermiten Production)
b. Berdasarkan
teknik terbagi kedalam 4 bagian:
– Proses
ekstraktif
– Proses analitis
– Proses
pengubahan
– Proses sintesis
E. PENGEMBILAN
KEPUTUSAN DALAM MANAJEMEN PRODUKSI
Dilihat dari
kondisi keputusan yang harus diambil, dibedakan menjadi 4 bagian, yaitu:
1)
Pengambilan keputusan atas peristiwa yang pasti.
2)
Pengambilan keputusan atas peristiwa yang mengandung resiko.
3)
Pengambilan keputusan atas peristiwa yang tidak pasti.
4)
Pengambilan keputusan atas peristiwa yang timbul karena pertentangan dengan
keadaan lain.
F. RUANG LINGKUP
MANAJEMEN PRODUKSI
1)
Perencanaan sistem produksi.
2)
Perencanaan produksi.
3)
Perencanaan lokasi produksi.
4)
Perencanaan letak fasilitas produksi.
5)
Perencanaan lingkungan kerja.
6)
Perencanaan standar produksi.
Hal-hal yang
berhubungan dengan manajemen produksi:
1)
Manajemen merupakan salah satu fungsi utama.
2)
Harus dengan mempelajari manajemen produksi.
3)
Karena manajemen produksi merupakan bagian dari organisasi.
G. FUNGSI DAN
SISTEM PRODUSI DAN OPERASI
Empat fungsi
terpenting dalam fungsi produksi dan operasi adalah:
1)
Proses pengolahan, merupakan metode atau teknik yang digunakan untuk pengolahan
masukan (inputs).
2)
Jasa-jasa penunjang, merupakan sarana yang berupa pengorganisasian yang perlu
untuk penetapan teknik dan metode yang akan dijalankan sehingga proses
pengolahan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.
3)
Perencanaan, merupakan penetapan keterkaitan dan pengorganisasian dari kegiatan
produksi dan operasi yang akan dilakukan dalam satu dasar waktu atau tertentu.
4)
Pengendaian atau pengawasan, merupakan fungsi untuk menjamin terlaksananya
kegiatan sesuai dengan yang direncanakan, sehingga maksud dan tujuan untuk
penggunaan dan pengolahan masukan (inputs) pada kenyataannya dapat
dilaksanakan.
Sistem Produksi dan Operasi
Sistem adalah
unsur-unsur yang saling terkait dan tergantung serta saling
pengaruh-mempengaruhi satu dengan yang lainnya, yang keseluruhannya merupakan
suatu kesatuan bagi pelaksanaan kegiatan bagi pencapaian suatu tujuan tertentu.
Sistem produksi dan operasi adalah suatu keterkaitan unsur-unsur yang berbeda
secara terpadu, menyatu dan menyeluruh dalam pentransformasian masukan menjadi
keluaran. Sistem produksi tidak hanya terdapat pada industri manufaktur, tetapi
juga dalam industri jasa seperti perbankan, asuransi, pasar swalayan dan rumah
sakit. Sistem produksi dan operasi dalam industri jasa menggunakan bauran yang
berbeda dari masukan yang dipergunakan dalam industri manufaktur.
·
Lokasi dan Lay
Out Pabrik
A. PENGERTIAN LAY OUT PABRIK
Tata ruang pabrik
juga merupakan salah satu faktor yang sangat penting diperhatikan agar suasana
kerja menjadi baik. Sasaran tata ruang adalah untuk mengatur ruang agar aliran
proses produksi menjadi lancar, efisien dan menciptakan suasana kerja yang
menyenangkan dan mudah diawasi.
B. Faktor-faktor
yang perlu diperhatikan dalam tata ruang adalah sebagai berikut:
1)
Mudah dalam pengangkutan bahan baku maupun hasil produksi.
2)
Letak bangunan pabrik sesuai dengan urutan proses.
3)
Demi keselatan kerja maka pada tempat-tempat yang mudah terjadi kebakaran
ditempatkan unit-unit pemadam kebakaran.
4)
Penyimpanan bahan baku, bahan pembantu dan hasil produksi harus terletak pada
lokasi yang terisolir, misalnya lem, atau bahan kimia lainnya.
5)
Tersediannya ruang kosong untuk pembongkaran alat-alat.
6)
Cukup ventilasi dan lubang-lubang sirkulasi udara.
7)
Distribusi air dan listrik harus se-efisien mungkin.
8)
Letak peralatan harus dibuat se-efisien mungkin sesuai dengan alur proses
produksi.
9)
Pengelompokan alat-alat yang sejenis untuk mempermudah pengawasan dan
pemeliharaan.
10) Pemasangan
pipa letaknya harus di ataur supaya tidak menganggu orang yang berjalan
C. Prinsip dasar yang digunakan dalam penyusunan layout adalah:
1.
Integrasi secara total
terhadap faktor-faktor produksi. Sehingga dalam tata letak fasilitas
pabrik diperlukan secara terintegrasi dari semua faktor
yang mempengaruhi proses produksi rnenjadi satu organisasi yang besar.
2.
Jarak pemindahan bahan
paling minimum. Waktu pemindahan bahan dari satu proses ke proses yang lain
dalam industri dapat dihemat dengan cara mengurangi jarak perpindahan.
3.
Memperlancar aliran kerja, diupayakan untuk menghindari gerakan balik (back tracking),gerakan memotong (cross
movement), dan gerak macet (congestion), dengan kata lain
material diusahakan bergerak terus tanpa adanya interupsi oleh gangguan jadwal kerja.
4.
Kepuasan dan keselamatan kerja,
sehingga memberikan suasana kerj yangmenyenangkan.
5.
Fleksibilitas, yaitu dapat mengantisipasi perubahan teknologi, komunikasi, dan
kebutuhankonsumen.
D. TUJUAN LAYOUT PABRIK
meminimumkan biaya dan meningkatkan efisiensi dalam pengaturan
segala fasilitas produksi dan area kerja, sehingga proses produksi dapat berjalan lancar.
Efisiensi ini dapat dicapai dengan menekan biaya produksi dan transportasi
didalam pabrik,
E. Manfaat layout pabrik diantaranya adalah
sebagai berikut:
1.
Meningkatkan jumlah
produksi, sehingga proses produksi berjalan lancar, yangberimpas pada output yang besar, biaya dan jam tenaga kerja serta mesin
minimum.
2.
Mengurangi waktu tunggu, artinya terjadi
keseimbangan beban dan waktu antara mesin yang satu dengan mesin lainnya,
selain itu juga dapat mengurangi penumpukan bahan dalam proses, dan waktu tunggu.
3.
Mengurangi proses pemindahan bahan dan
meminimalkan jarak antara proses yang satu dengan yang berikutnya.
4.
Hemat ruang, karena tidak terjadi penumpukan
material dalam proses, dan jarak antara masing-masing mesin berlebihan sehingga
akan menambah luas bangunan yang tidak dibutuhkan.
5.
Mempersingkat waktu proses, jarak antar mesin pendek
atau antara operasi yang satudengan yang
lain.
6.
Efisiensi penggunaan fasilitas, pendayagunaan
elemen produksi, yaitu tenaga kerja,mesin,
dan peralatan.
7.
Meningkatkan kepuasan dan keselamatan kerja,
sehingga menciptakan suasana lingkungan kerja yang aman, nyaman, tertib, dan
rapi, sehingga dapat mempermudah supervisi, mempermudah perbaikan dan
penggantian fasilitas produksi, meningkatkan kinerja menjadi lebih baik, dan pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas.
8.
Mengurangi kesimpangsiuran yang disebabkan
oleh material menunggu, adanya gerak yang tidak perlu, dan banyaknya
perpotongan aliran dalam proses produksi (intersection).