Selasa, 17 Mei 2016

SOFT SKILL MINGGU 11

NAMA : RACHEL AZKADELA
NPM    : 25215485
KELAS : 1EB20


BEKANTAN 
BINATANG ASAL INDONESIA 
YANG PERLU DI LESTARIKAN



Bekantan merupakan jenis monyet yang berasal dari Pulau Kalimantan. Hewan jenis ini sangat gampang dikenali dengan tanda-tanda yang menonjol yaitu memiliki hidung yang panjang dan memiliki rambut hidung yang berwarna coklat kemerah-merahan. Bekatan sudah dikategorikan sebagai hewan langka sudah sejak tahun 2000 hingga sekarang. Bekantan atau dalam nama ilmiahnya Nasalis larvatus merupakan satu dari dua spesies dalam genus tunggal monyet Nasalis.

Ciri-ciri utama yang membedakan bekantan dari monyet lainnya adalah hidung panjang dan besar yang hanya ditemukan di spesiesjantan. Fungsi dari hidung besar pada bekantan jantan masih tidak jelas, namun ini mungkin disebabkan oleh seleksi alam. Monyetbetina lebih memilih jantan dengan hidung besar sebagai pasangannya. Karena hidungnya inilah, bekantan dikenal juga sebagaimonyet Belanda. Dalam bahasa Brunei (kxd) disebut bangkatan.

Bekantan jantan berukuran lebih besar dari betina. Ukurannya dapat mencapai 75 cm dengan berat mencapai 24 kg. Monyet betina berukuran 60 cm dengan berat 12 kg. Spesies ini juga memiliki perut yang besar, sebagai hasil dari kebiasaan mengonsumsi makanannya. Selain buah-buahan dan biji-bijian, bekantan memakan aneka daun-daunan, yang menghasilkan banyak gas pada waktu dicerna. Ini mengakibatkan efek samping yang membuat perut bekantan jadi membuncit.

Bekantan tersebar dan endemik di hutan bakaurawa dan hutan pantai di pulau Borneo (Kalimantan, Sabah, Serawak dan Brunai). Spesies ini menghabiskan sebagian waktunya di atas pohon dan hidup dalam kelompok-kelompok yang berjumlah antara 10 sampai 32 monyet. Sistem sosial bekantan pada dasarnya adalah One-male group, yaitu satu kelompok terdiri dari satu jantan dewasa, beberapa betina dewasa dan anak-anaknya. Selain itu juga terdapat kelompok all-male, yang terdiri dari beberapa bekantan jantan. Jantan yang menginjak remaja akan keluar dari kelompok one-male dan bergabung dengan kelompok all-male. Hal itu dimungkinkan sebagai strategi bekantan untuk menghindari terjadinya inbreeding. Bekantan juga dapat berenang dengan baik, kadang-kadang terlihat berenang dari satu pulau ke pulau lain. Untuk menunjang kemampuan berenangnya, pada sela-sela jari kaki bekantan terdapat selaputnya. Selain mahir berenang bekantan juga bisa menyelam dalam beberapa detik, sehingga pada hidungnya juga dilengkapi semacam katup.

Binatang yang oleh IUCN Redlist dikategorikan dalam status konservasi “Terancam” (Endangered) merupakan satwa endemik pulau Kalimantan. Satwa ini dijadikan maskot (fauna identitas) provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan SK Gubernur Kalsel No. 29 Tahun 1990 tanggal 16 Januari 1990. Selain itu, satwa ini juga menjadi maskot Dunia Fantasi Ancol.

Ancaman kepunahan ini dapat terjadi dikarenakan kurangnya pelestarian dari habitat Bekantan yaitu hutan mangrove yang biasa diambil alih oleh aktivitas manusia, selain itu bekantan merupakan primata yang berbeda dengan jenis lainnya, Bekantan tidak bisa hidup pada kawasan hutan jenis meranti yang luas dan jauh di pedalaman Kalimantan. Berdasarakan data ini juga dikutip dari IUCN oleh Meijaard, E., dkk pada tahun 2008 Bekantang ditetapkan sebagai spesies yang terancam punah karena telah megalami penurunan populasi yang luas di seluruh jangkauan dan mengalami pemburuan secara terus menerus serta perusakan habitat yang mengancam sebagian besar populasi. Jumlah populasi spesies ini menuruan lebih dari 50% (tetapi kurang dari 80%) sealama 36-40 tahun.

Upaya Mengembalikan Habitat Bekantan

Melalui The Bekantan Twins Project, keduanya ingin mengajak masyarakat berpartisipasi untuk melakukan penanaman hutan kembali atau reboisasi serta pelestarian habitat Bekantan di Kalimantan Selatan. Bentuk partisipasi ini berupa pemberian donasi.

penanaman kembali dan pelestarian habibat bekantan sangat perlu dilakukan. Sebab, bekantan merupakan jenis satwa yang tidak bisa dibawa keluar dari habitat aslinya. Jika dipindahkan, bekantan akan stress.

The Bekantan Twins Project sebenarnya sudah dimulai sejak 2013. Sebelum membuat proyek tersebut, kedua siswa SMA ini melakukan riset di habitat bekantan di Kalimantan. Hasilnya, situasi bekantan sangat darurat. 

tidak banyak masyarakat yang mengenal bekantan meski hewan itu endemik dan hanya ditemukan di Kalimantan. Perhatian untuk bekantan juga sangat minim, Termasuk, dari pemerintah.

berharap dukungan dari masyarakat sehingga semakin besar donasi yang bisa digalang. Keduanya juga menjual merchandise yang dananya digunakan untuk pelestarian habitat bekantan. Aktivitas The Twins Bekantan juga dimuat dalamwebsite. 


Referensi




Tidak ada komentar:

Posting Komentar