NAMA :
RACHEL AZKADELA
NPM :
25215485
KELAS :
1EB20
BEKANTAN
BINATANG
ASAL INDONESIA
YANG PERLU DI LESTARIKAN
Bekantan
merupakan jenis monyet yang berasal dari Pulau Kalimantan. Hewan jenis ini
sangat gampang dikenali dengan tanda-tanda yang menonjol yaitu memiliki hidung
yang panjang dan memiliki rambut hidung yang berwarna coklat kemerah-merahan.
Bekatan sudah dikategorikan sebagai hewan langka sudah sejak tahun 2000 hingga
sekarang. Bekantan atau dalam nama ilmiahnya Nasalis larvatus merupakan
satu dari dua spesies dalam genus tunggal
monyet Nasalis.
Ciri-ciri
utama yang membedakan bekantan dari monyet lainnya adalah hidung panjang dan besar yang hanya ditemukan di spesiesjantan. Fungsi dari hidung besar pada bekantan jantan masih
tidak jelas, namun ini mungkin disebabkan oleh seleksi alam. Monyetbetina lebih memilih jantan dengan hidung besar sebagai
pasangannya. Karena hidungnya inilah, bekantan dikenal juga sebagaimonyet
Belanda. Dalam bahasa Brunei (kxd) disebut bangkatan.
Bekantan
jantan berukuran lebih besar dari betina. Ukurannya dapat mencapai 75 cm dengan
berat mencapai 24 kg. Monyet betina berukuran 60 cm dengan berat 12 kg. Spesies
ini juga memiliki perut yang besar, sebagai hasil dari kebiasaan mengonsumsi
makanannya. Selain buah-buahan dan biji-bijian, bekantan memakan aneka
daun-daunan, yang menghasilkan banyak gas pada waktu dicerna. Ini mengakibatkan
efek samping yang membuat perut bekantan jadi membuncit.
Bekantan
tersebar dan endemik di hutan bakau, rawa dan hutan pantai di pulau Borneo (Kalimantan, Sabah, Serawak dan Brunai). Spesies ini
menghabiskan sebagian waktunya di atas pohon dan hidup dalam kelompok-kelompok
yang berjumlah antara 10 sampai 32 monyet. Sistem sosial bekantan pada dasarnya
adalah One-male group, yaitu satu kelompok terdiri dari satu jantan dewasa,
beberapa betina dewasa dan anak-anaknya. Selain itu juga terdapat kelompok
all-male, yang terdiri dari beberapa bekantan jantan. Jantan yang menginjak
remaja akan keluar dari kelompok one-male dan bergabung dengan kelompok
all-male. Hal itu dimungkinkan sebagai strategi bekantan untuk menghindari terjadinya
inbreeding. Bekantan juga dapat berenang dengan baik, kadang-kadang terlihat
berenang dari satu pulau ke pulau lain. Untuk menunjang kemampuan berenangnya,
pada sela-sela jari kaki bekantan terdapat selaputnya. Selain mahir berenang
bekantan juga bisa menyelam dalam beberapa detik, sehingga pada hidungnya juga
dilengkapi semacam katup.
Binatang
yang oleh IUCN Redlist dikategorikan dalam status konservasi “Terancam” (Endangered)
merupakan satwa endemik pulau Kalimantan. Satwa ini dijadikan maskot (fauna identitas) provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan SK
Gubernur Kalsel No. 29 Tahun 1990 tanggal 16 Januari 1990. Selain itu, satwa
ini juga menjadi maskot Dunia Fantasi Ancol.
Ancaman
kepunahan ini dapat terjadi dikarenakan kurangnya pelestarian dari habitat
Bekantan yaitu hutan mangrove yang biasa diambil alih oleh aktivitas manusia,
selain itu bekantan merupakan primata yang berbeda dengan jenis lainnya,
Bekantan tidak bisa hidup pada kawasan hutan jenis meranti yang luas dan jauh
di pedalaman Kalimantan. Berdasarakan data ini juga dikutip dari IUCN oleh
Meijaard, E., dkk pada tahun 2008 Bekantang ditetapkan sebagai spesies yang
terancam punah karena telah megalami penurunan populasi yang luas di seluruh
jangkauan dan mengalami pemburuan secara terus menerus serta perusakan habitat
yang mengancam sebagian besar populasi. Jumlah populasi spesies ini menuruan
lebih dari 50% (tetapi kurang dari 80%) sealama 36-40 tahun.
Upaya Mengembalikan Habitat Bekantan
Melalui
The Bekantan Twins Project, keduanya ingin mengajak masyarakat berpartisipasi
untuk melakukan penanaman hutan kembali atau reboisasi serta pelestarian
habitat Bekantan di Kalimantan Selatan. Bentuk partisipasi ini berupa pemberian
donasi.
penanaman
kembali dan pelestarian habibat bekantan sangat perlu dilakukan. Sebab,
bekantan merupakan jenis satwa yang tidak bisa dibawa keluar dari habitat
aslinya. Jika dipindahkan, bekantan akan stress.
The
Bekantan Twins Project sebenarnya sudah dimulai sejak 2013. Sebelum membuat
proyek tersebut, kedua siswa SMA ini melakukan riset di habitat bekantan di
Kalimantan. Hasilnya, situasi bekantan sangat darurat.
tidak
banyak masyarakat yang mengenal bekantan meski hewan itu endemik dan hanya
ditemukan di Kalimantan. Perhatian untuk bekantan juga sangat minim, Termasuk,
dari pemerintah.
berharap
dukungan dari masyarakat sehingga semakin besar donasi yang bisa digalang.
Keduanya juga menjual merchandise yang dananya digunakan untuk
pelestarian habitat bekantan. Aktivitas The Twins Bekantan juga dimuat dalamwebsite.
Referensi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar